• spanduk_kepala_01

berita

Mengapa Sprei Hotel Mudah Sobek?

Apakah pabrik pencucian pernah mengalami masalah serupa, di mana pada tahap akhir pencucian linen hotel, terdapat fenomena bahwa...linen hotelApakah linen hotel mudah robek? Apa alasan di balik fenomena ini? Karena linen hotel memiliki masa pakai tertentu. Terlepas dari pencucian dan perawatan normal, pemeliharaan dan perawatan tekstil katun harus diperpanjang agar masa pakainya bisa lebih lama.

Secara umum, seprai dan sarung bantal katun murni: 130-150 kali. Kain campuran (65% poliester, 35% katun): 180-220 kali. Linen jenis handuk, 100-110 kali. Taplak meja: 120-130 kali.

Meskipun linen tersebut telah mencapai masa pakai yang diperpanjang, apa alasan lain yang dapat menyebabkannya mudah robek?

Penambahan Deterjen yang Salah

● Waktu penambahan deterjen yang tidak tepat

Jangan menambahkan deterjen jika air di dalam mesin cuci tidak cukup, terutama deterjen seperti pemutih. Hal ini akan menyebabkan deterjen terkonsentrasi di area tertentu pada kain dan merusak kain.

● Penggunaan pemutih yang salah

Toko laundry harus berhati-hati dalam penggunaan deterjen berbahan dasar pemutih, terutama pemutih klorin. Penggunaan suhu yang salah, konsentrasi yang terlalu tinggi, dan terlalu banyak residu setelah pencucian dapat menyebabkan linen berubah warna atau bahkan berlubang kecil.

● Pencampuran deterjen yang salah

Bahan pembersih di pabrik laundry semuanya adalah produk kimia, yang mengharuskan orang memiliki pengetahuan tentang bahan pembersih tersebut. Jika tidak, masalah seperti penggunaan deterjen yang tercampur dan penambahan deterjen yang salah dapat terjadi, yang juga dapat menyebabkan masalah.

 2

Bahan Kimia Korosif

Di antara semua jenis bahan pembersih yang digunakan di hotel, beberapa bersifat korosif. Terutama, beberapa bahan pembersih yang sangat asam memiliki dampak besar pada tekstil katun. Jika linen secara tidak sengaja terkontaminasi oleh bahan pembersih ini tanpa dibersihkan tepat waktu saat staf mengumpulkan linen atau membersihkan kamar, hal itu juga akan menyebabkan linen rusak dan kekuatannya berkurang. Setelah beberapa kondisi, akan terjadi fenomena di mana linen mudah robek.

Mesin dan Faktor Manusia

● Jika terdapat gerigi pada bagian dalam drum mesin cuci, atau jika beberapa bagian tidak rata, hal itu dapat menyebabkan pakaian tergores atau rusak. Gejala pertama adalah benang tertarik atau putus. Kemudian muncul lubang-lubang kecil dan secara bertahap membesar.

● Tugas penyortiran sebelumnyapencuciantidak dilakukan dengan hati-hati. Beberapa benda tajam atau keras tercampur dalam linen, yang menyebabkan kerusakan selama pencucian.

● Saat memuat atau menurunkan linen sebelum atau sesudah pencucian (kendaraan pengangkut, mesin cuci,pengering), penggunaan tenaga berlebihan atau kontak dengan benda tajam dapat menusuk atau merusak kain linen.

● Durasi dehidrasi yang terlalu lama dapat menyebabkan kain robek. Waktu pembilasan yang terlalu singkat atau tidak cukup menyebabkan sisa deterjen merusak kain.

● Kualitas linen itu sendiri dan lingkungan penyimpanan. Linen harus disimpan jauh dari kelembapan atau basah. Gudang harus berventilasi, dan tepi rak gudang harus halus. Selain itu, ruang linen harus dilindungi dari hama dan tikus.

Kesimpulan

Terlepas dari alasan-alasan di atas, orang-orang harus memperhatikan untuk tidak sering menggunakan linen yang sama dan memberi linen waktu istirahat yang cukup. Secara umum, disarankan untuk menggunakan setidaknya tiga set linen secara bergantian. Ketiga set linen tersebut harus dalam kondisi siap pakai, dicuci, dan diistirahatkan agar masa pakai linen lebih lama.


Waktu posting: 20 Agustus 2025